Salah satu kegiatan yang menjadi ciri khas masyarakat di
desa Tianyar Tengah adalah membuat gula merah dan tuak dari pohon lontar.
Potensi pohon lontar yang besar, dengan ribuan pohon lontar yang dimiliki
daerah Tianyar Tengah maka tentu saja dapat diusahakan untuk menjadi salah satu
komoditi andalan yang mampu menghidupi masyarakat daerah ini. Dari sisi
kualitas, hasil lontar berupa gula sudah cukup dikenal luas. Kualitas gula baik
dalam bentuk gula cair, gula lempeng maupun gula semut boleh dikatakan cukup
baik, sehingga dari sisi kualitas hasil olahan lontar ini, diharapkan mampu
menjadi salah satu potensi lokal yang layak dijual untuk meningkatkan
kesejahteraan masyarakat. Sedangkan dari sisi kontinuitas, dengan jumlah waktu
musim kemarau sepanjang kurang lebih 6 (enam) bulan yang digunakan oleh para
penyadap lontar untuk menyadap lontar dan menghasilkan gula olahan lontar maka
kesinambungan dan ketersediaan hasil olahan lontar dapat dipertahankan setiap
tahun sehingga potensi ini layak dijadikan salah satu komoditi andalan lokal
yang tentu saja mampu berkontribusi bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat
desa Tianyar Tengah. Desa Tianyar Tengah adalah sebuah desa di wilayah Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali, Indonesia.
Tampilkan postingan dengan label AKTIVITAS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label AKTIVITAS. Tampilkan semua postingan
Kamis, 30 Juli 2015
Aktivitas Di Desa Tianyar Tengah
Salah satu kegiatan yang menjadi ciri khas masyarakat di
desa Tianyar Tengah adalah membuat gula merah dan tuak dari pohon lontar.
Potensi pohon lontar yang besar, dengan ribuan pohon lontar yang dimiliki
daerah Tianyar Tengah maka tentu saja dapat diusahakan untuk menjadi salah satu
komoditi andalan yang mampu menghidupi masyarakat daerah ini. Dari sisi
kualitas, hasil lontar berupa gula sudah cukup dikenal luas. Kualitas gula baik
dalam bentuk gula cair, gula lempeng maupun gula semut boleh dikatakan cukup
baik, sehingga dari sisi kualitas hasil olahan lontar ini, diharapkan mampu
menjadi salah satu potensi lokal yang layak dijual untuk meningkatkan
kesejahteraan masyarakat. Sedangkan dari sisi kontinuitas, dengan jumlah waktu
musim kemarau sepanjang kurang lebih 6 (enam) bulan yang digunakan oleh para
penyadap lontar untuk menyadap lontar dan menghasilkan gula olahan lontar maka
kesinambungan dan ketersediaan hasil olahan lontar dapat dipertahankan setiap
tahun sehingga potensi ini layak dijadikan salah satu komoditi andalan lokal
yang tentu saja mampu berkontribusi bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat
desa Tianyar Tengah.
Langganan:
Postingan (Atom)